Beranda News hukum kriminal Tipikor Polres Muna Periksa Kepala BKAD Muna dengan 20 Pertanyaan

Tipikor Polres Muna Periksa Kepala BKAD Muna dengan 20 Pertanyaan

2120
0
BERBAGI
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Muna Amrin Fiini Saat di periksa tipikor Polres Muna, Foto : La Ode Alim


Sultra-Muna, Portalsulawesi.com- Pemeriksaan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Muna terkait pencairan dana desa 2019, diduga terjadi pungutan liar (Pungli) dalam pencairannya.

Pemeriksaan ini terjadi akibat adanya sejumlah orang yang berunjuk rasa di Polda Sultra terkait adanya dugaan Pungli terhadap pencairan dana desa di Kabupaten Muna.

Polres Muna melakukan penyelidikan itu, untuk memastikan kebenarannya, apakah benar terjadi atau tidak.

Kanit Tipikor Polres Muna AIPTU Markus mengatakan, Saat ini kita sudah memeriksa Kepala BKAD Muna, Mantan Plt Kadis Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Muna serta Kabid keuangan Desa.

“Pemeriksaan Kepala BKAD Amrin Fiini tadi, kita memberikan pertanyaan sebanyak 20 pertanyaan”, kata Markus kepada Portalsulawesi.com, senin (20/1/2020) diruangan unit tipikor Polres Muna.

Dia menuturkan, Kita masih menunggu bukti transfer dari Rekening Khas Umum Daerah (RKUD) ke Rekening Khas Desa (RKD) melalui bank Sultra, nanti kalau sudah kita dapat itu, maka kita akan tambah pertanyaan lagi.

“Masalah kejanggalan, kita masih dalami, kita akan lihat dulu dokumennya, DDnya berapa setiap desa, kalau pas dengan rekening, maka secara administrasi, tidak ada pemotongan disitu,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, Untuk memastikan pungli yang terjadi disetiap desa, maka kita akan panggil desa desa yang ada di kabupaten muna, mungkin secara acak, apakah terjadi pungli atau tidak ada.

Saat ini, hampir setiap desa dijabat oleh PLT, sekitar 115 desa, nanti setelah pemeriksaan transfer uang, baru kita akan panggil, pungkasnya.

Dia menambahkan, Pihak dari bank Sultra nantinya kita akan panggil juga, kita lihat dulu sampai dimana alur pemeriksaan saat ini.

“Untuk dugaan kasus pungli pencairan DD, Polres Muna masih dalam tahap lidik belum dimajukan ketahap sidik,” katanya.

Setelah pemeriksaannya rampung, maka kita akan melakukan gelar perkara, apakah lidik, sidik atau hentikan, tutupnya.

Namun saat hendak dikonfirmasi media ini, kepala BKAD Muna Amrin Fiini saat keluar dari unit tipikor Polres Muna enggan berkomentar, langsung menuju mobil dinasnya dan meninggalkan Mako Polres Muna.

Laporan : La Ode Alim