Beranda News hukum kriminal Diduga Kuat Pakai Ijazah Palsu,Kades Tumpapa Indah di Rutankan

Diduga Kuat Pakai Ijazah Palsu,Kades Tumpapa Indah di Rutankan

1263
0
Ilustrasi Ijazah Palsu (Ist)

Palu,Portalsulawesi.com – Polemik Panjang yang terjadi di Desa Tumpapa Indah,Kecamatan Balinggi  Kabupaten Parigi Moutong terkait Dugaan Penggunaan Ijazah Palsu yang dipergunakan Rasid Kansi untuk menjadi Pejabat Kepala Desa Tumpapa Indah terjawab sudah, Rabu (25/10/2017) Kejaksaan Negeri Parigi Moutong Resmi merutankan Oknum Kades Tersebut.

Dilansir dari Koran Indigo.com,Kepala Kejaksaan negeri Parimo Jurist P.Sitepu membenarkan Fihaknya telah melakukan Penahanan terhadap Kepala Desa Tumpapa Indah tersebut,menurutnya Sang Kades di jebloskan di Rutan Olaya,Parigi dengan Sangkaan mempergunakan Ijazah Palsu.

“ Benar sekali,Kades Tumpapa Indah Sudah ditahan di Rutan Olaya” Kata Jurist P Sitepu Via Ponsel.

Menurutnya,Kades Tumpapa Indah ditahan setelah berkas Penyidikannya dinyatakan Lengkap Oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi tengah dan telah dilimpahkan Ke Kejaksaan Negeri Parimo.

“Sejak Rabu, 25 Oktober 2017, Kades Tumpapa Rasid Kansi resmi menjadi tahanan Kejaksaan, atas pelimpahan berkas kasus ijazah palsu dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng”, Jelas Kajari parimo.

Polda Sulteng Melalui Ditreskrimum melakukan Penyelidikan dan Penyidikan Terhadap Laporan Masyarakat yang menduga Ijazah kepala Desa Tumpapa Indah tersebut Palsu,atas laporan tersebut Kepolisian bergerak mengumpulkan Bukti dan memeriksa beberapa Saksi terkait Keabsahan Ijazah Paket C yang dikeluarkan Oleh Dinas Pendidikan Propinsi Sulawesi Tengah tersebut.

Setelah semua Bukti terkumpul dan meyakinkan,Polda Sulteng melalui Ditreskrimum melimpahkan Berkas Perkaranya Untuk segera di sidangkan ke Kejaksaan Negeri Parimo,Kejaksaanpun Menahan Easid Kansi di Rutan Olaya.

Dalam surat nomor: B/180/V/2017/Ditreskrimum dengan gamblang menyatakan bahwa pihak Polda Sulteng telah melakukan penyelidikan serta gelar perkara terhadap dugaan tindak pidana pemalsuan ijazah dilakukan Kades Tumpapa Rasid Kansi.

Nama Rasid tidak terdaftar pada buku induk Pusat Kegiatan Belajar Masyarkat (PKBM) Nosarara Nosabatutu yang diketuai oleh Mukhlis.

Secara kasat mata, Ijazah paket C milik Rasid Kansi memang nampak berbeda dengan ijazah milik sesama lulusan PKBM Nosarara Nosabatutu tahun 2010-2011.

KeJanggal ijazah milik Rasid Kansi mulai terlihat ketika nama kades yang telah empat tahun menjabat itu tidak tertera pada daftar pengumuman lulus ujian nasional program paket C tahun 2010-2011 dikeluarkan PKBM Nosarara Nosabatutu.

Alamat SKB Nosarara Nosibatutu, dalam ijazah Rasid Kansi juga nampak melenceng jauh, dari letak sebenarnya PKBM itu berdiri. Dalam ijazah Rasid Kansi, tertera bahwa PKBM Nosarara Nosabatutu, beralamat di Kelurahan Palupi, Kecamatan Palu Selatan. Padahal PKBM itu beralamat di Jalan Anoa I nomor 58 Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

Rasid, dalam memanipulasi ijazah paket C, juga berani memalsukan tandatangan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Ardiansyah Lamasitudju (saat itu masih menjabat sebagai Kepala Disdik Kota Palu).

Selain lancang memalsukan tandatangan Ardiansyah, Rasid juga diduga kuat memalsukan cap resmi Disdik Kota Palu.

Mukhlis, selaku ketua PKBM Nosarata Nosabatutu menyatakan bahwa Rasid Kansi tidak pernah belajar atau mengikuti ujian nasional kesetaraan paket C di Nosarara Nosabatutu.

Menurut Mukhlis, nama Rasid tidak tercatat pada buku induk dan daftar kelulusan peserta ujian kesetaraan paket C 2010-2011 di PKBM yang ia pimpin.

Bahkan, Mukhlis menuangkan pernyataan itu dalam sebuah surat pernyataan resmi bernomor : 38 / PKBM-NSR/TU/X/2016 bertanggal 24 Oktober 2016.

Akibat Perbuatan “Nekadnya” tersebut,Rasid Kansi harus mempertanggung Jawabkan Perbuatannya di Depan Hukum,Kades yang pernah Mengancam Wartawan dengan Mempergunakan Jasa Preman akhirnya dengan Berat hati merasakan Udara Penjara akibat Perbuatan Melawan Hukum yang dilakukannya.***

Sumber :GW Djarot/Koran Indigo.com

Editor : Heru



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.