Beranda leisure kesehatan Sampah Menumpuk diTerminal Sandana,Pemerintah Tolitoli di Minta Peduli

Sampah Menumpuk diTerminal Sandana,Pemerintah Tolitoli di Minta Peduli

871
0
BERBAGI

Tolitoli,Portasulawesi.com- Terminal Sandana adalah stasiun pengumpan untuk Armada angkut Bus Antar Kota Dalam Propinsi maupun angkutan umum pedesaan dalam kabupaten di Tolitoli,sayangnya kondisinya sangat memprihatinkan dan terkesan Jorok.

Kondisi terminal Sandana saat ini banyak dikeluhkan dengan warga sekitar dikarenakan berserakannya sampah pasar,keadaan tersebut diperparah dengan penempatan Bak Sampah yang sembarang tempat.

Akibatnya,Bau menyengat menyeruak dari sampah basah buangan pedagang pasar sandana yang berada satu kompleks Terminal Sandana.

Parahnya lagi,tumpukan sampah yang menimbulkan bau menyengat tersebut ditumpuk didepan Kantor Kepala Terminal Sandana,sehingga membuat warga sekitar terminal tesebut gerah.

Risal(34),warga buol yang sedang menunggu kendaraan umum menuju Kabupaten Buol kepada portalsulawesi menyampaikan keprihatinannya akan kondisi terminal Sandana saat ini.
” yang pasti jorok dan bau,membuat kita penumpang jadi ndak nyaman,pengelola terminal kayaknya kurang peduli ” kritiknya.

Demikian pula Fahmi (35),warga sandana yang berprofesi sebagai pedagang di pasar Sandana turut mengeluh,pasalnya sampah yang menumpuk dan mengeluarkan bau busuk sangat berpotensi menimbulkan penyakit.
” bau busuk dan tidak tersedianya bak sampah sangat rentan menyebabkan penyakit,pemerintah harusnya peka ” keluhnya kepada portalsulawesi,minggu (29/12/2019).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolitoli, Herry Octavia Mendur, S, STP angkat bicara terkait kondisi sampah diterminal Sandana, menurutnya Selaku pihak pengelola terminal pihaknya telah berulang kali menyurati Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tolitoli untuk mengatasi persampahan di dalam kompleks Terminal Sandana.

” kita sudah berapa Kali menyurat supaya bak sampah yang Ada dalam Terminal Di keluarkan, sayangnya jika kami larang kalau itu bak sampah ada dalam Terminal masyarakat datang komplain ke kita lagi ” Keluh Herry.***

Penulis : M.Yusuf
Editor : H e r u