Beranda News hukum kriminal Lelet,Penanganan Sidang Kasus Perampasan Kamera Wartawan TVRI di Palu

Lelet,Penanganan Sidang Kasus Perampasan Kamera Wartawan TVRI di Palu

951
0
BERBAGI

Palu,Portalsulawesi.com – Penanganan Kasus perampasan Kamera wartawan TVRI Sulawesi Tengah (Sulteng) Ryan Saputra pada saat liputan Demo Mahasiswa beberapa waktu lalu oleh oknum anggota Polres Palu berjalan lamban,peristiwa yang terjadi 25 November 2019 silam belum juga masuk ke persidangan.

Pihak Kepolisian Resor Palu berdalih jika Kasus intimidasi pekerja pers tersebut ditunda tahun 2020 ,alasannya saat ini Polres Palu sedang menghadapi Operasi Lilin Tinombala 2019 selesai.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres IPDA Masyukri saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (30/12/2019) siang, di Mako Polres Palu.

Menurut Masyukri,Gelar persidangan Kasus tersebut diperkirakan dilaksanakan paling cepat dibulan Januari tahun 2020 .

“Rencananya sidangnya paling cepat Januari 2020, untuk tanggal berapa kami belum tahu. Pokoknya menunggu Operasi Lilin Tinombala selesai, jadwalnya kemungkinan tanggal l
15 Januari 2020 disidangkan sembari menunggu Saran hukum serta petunjuk Polda Sulteng,” ujar Kasi Propam.

Kasi Propam Polres Palu menambahkan bahwa yang bersangkutan yang merupakan anggota Reserse (Reskrim) Polres Palu tertunda kenaikan pangkat terkait masalah itu sesuai perbuatannya, untuk lama sanksi pangkat berlaku selama 6 bulan atau satu periode.

Sementara itu, Kapolres Palu AKBP Moch Sholeh, SH.MH SIK berharap agar hal seperti ini tidak terjadi lagi kepada teman-teman jurnalis, dia selaku Kapolres Palu meminta maaf kepada rekan-rekan jurnalis terkait kasus ini.

“Kasus itu sekarang sudah kita tangani, laporan polisinya (LP) sekarang ditangani Propam Polres, boleh juga konfirmasi ke Kasat Reskrim. Tentunya kita akan sidangkan kasus anggota tersebut,” tegas Kapolres.

Diketahui kasus tersebut sempat tertunda lama berapa kali semenjak pasca 25 November 2019, dikarenakan pertimbangan saran hukum (sarkum) dari pihak Polda Sulteng dan menunggu Operasi Lilin Tinombala 2019 berakhir.(***)

Sumber : Siaran Pers IJK Sulteng