Beranda leisure kesehatan Diduga Menyalahi Bestek,Pembangunan Saluran Air di Desa Sandana Terkesan Asal Jadi

Diduga Menyalahi Bestek,Pembangunan Saluran Air di Desa Sandana Terkesan Asal Jadi

1950
0
BERBAGI

Tolitoli,Portalsulawesi.com- Sebuah proyek pembangunan saluran air (drainase) desa yang dibiayai oleh Dana Desa Terkesan dikerja asal jadi,parahnya saluran yang baru selesai dikerja inipun menjadi sarang nyamuk akibat konstruksi lantainya yang diduga kuat menyalahi bestek.

Proyek Draenase sepanjang 68 meter  yang dianggarkan Rp.32.150.600 dari Dana Desa Tahun 2019 terletak di dusun subur Desa Sandana  Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli mulai jadi pergunjingan warga karena dinilai tidak punya asas manfaat.

Mustaha ,salah seorang Warga Desa Sandana mengatakan pada  waktu mengerjakan  saluran  Drenase tersebut  di duga  tidak  sesuai dengan  perencanaan pekerjaan sehingga hasil nya tidak bagus, hal ini terlihat saat air limbah Rumah Tangga , dan Air Hujan   tidak dapat mengalir.

” air yang masuk dalam saluran tidak bisa mengalir,sehingga berpotensi menjadi sarang nyamuk dan sumber penyakit ” Ungkap Mustaha kepada portalsulawesi belum lama ini.

” Ini saluran air  atau  bak air, seperti  tempat pengembang  biakan  Nyamuk ,belum lagi   Aroma  bau  busuk yang di timbulkan  oleh  genangan  Air limbah  Rumah  Tangga” timpal warga lain yang juga protes dengan kondisi draenase tersebut.

Padahal,Draenase ini telah dua kali dikucurkan dana perbaikannya,sayangnya kondisi fisik hasil pekerjaan tersebut tidak maksimal dan terkesan asal kerja, bahkan saat ini dibeberapa dinding saluran sudah retak padahal usia pekerjaan tersebut masih seumur jagung.

Masyarakat desa Sandana,khususnya yang bermukim disekitar saluran air bermasalah tersebut berharap pemerintah desa Sandana dapat memperhatikan kualitas fisik dari pekerjaan yang didanai oleh Dana Desa tersebut,jangan sampai justru program untuk masyarakat justru jadi penyebab petaka ataupun sumber penyakit.

Warga juga heran melihat sikap aparatur desa yang terkesan acuh tak acuh dengan keluhan masyarakat tersebut,bahkan Kepala desa yang seharusnya peka dan peduli malah terlihat cuek dan masa bodoh.

“Sudah begitu mau di apa lagi, itu saluran sudah dua kali di kerja dan masyarakat situ juga yang kerja ” ujar Zainuddin,Kepala Desa Sandana saat dikonfirmasi portalsulawesi.

Sementara itu,Aswar selaku perencanaan Desa Sandana memgakui bahwa pekerjaan Draenase diDusun kampung subur tersebut tidak sesuai dengan perencanaan awal,”beda yang direncanakan dengan yang dilaksanakan” akunya.***

Penulis : M.Yusuf