Beranda News hukum kriminal Terseret Hingga ke Pantai Talise,Warga Poi ditemukan Tewas Terapung

Terseret Hingga ke Pantai Talise,Warga Poi ditemukan Tewas Terapung

1702
0
BERBAGI
Mayat Tasya,Warga Desa Poi saat dievakuasi Warga di Pesisir Pantai Talise Palu (sumber :Facebook/Int)

Palu,Portalsulawesi.com-Identitas mayat Wanita berambut cepak yang menghebohkan warga kota Palu saat ditemukan terapung dipantai Talise terungkap,Polres Palu berhasil mengidentifikasi Jenazah remaja wanita tersebut adalah Tasya (16),warga desa Poi Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi.

Saat ditemukan warga, mayat siswi SMP tersebut dalam posisi terapung di Pantai Talise tepatnya di Kampung Nelayan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (13/12/2019) sekitar pukul 10.30 Wita.

Kapolres Palu, AKBP Moch Sholeh membenarkan bahwa Mayat remaja tersebut adalah warga Desa Poi dan telah teridentifikasi atas nama Tasya (16),Siswi SMP di Dolo Barat.

Dalam Siaran Persnya,AKBP Moch.Soleh
mengatakan, mayat Tasya itu pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang duduk di tanggul pinggir pantai,tanpa sengaja saksi melihat ada mayat terapung lalu memanggil orang yang melintas di jalan.Saksi bersama sejumlah warga lalu mengangkat mayat tersebut ke pinggir pantai.

“Saat ditemukan mayat wanita berambut pendek itu mengenakan celana cokelat dan baju kemeja kotak-kotak” urai Mantan Kapolres Banggai itu menjelaskankan penanda identitas Korban saat ditemukan.

Walau ada dugaan korban tewas akibat terseret banjir,tetapi Kepolisian Resor Palu tetap menyelidiki penyebab kematian Tasya.
“Diduga yang bersangkutan adalah korban banjir,namun tetap kami dalami penyebab kematiannya ” ujar orang nomor satu di Polres Palu ini.

Usai di identifikasi,mayat Tasya telah diambil pihak keluarganya di RSU Bhayangkara untuk segera dimakamkan.

Sekedar diketahui,jarak Desa Poi Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi ke Kota Palu sekitar 35 KM,diduga kuat korban terseret banjir yang melanda desa Poi dan hanyut disungai Palu yang bermuara di Pantai Talise.****

Sumber : Polres Palu
Editor : Heru