Beranda News hukum kriminal Siswi SDN 2 Birobuli Yang Diculik OTK Ditemukan Di Petobo

Siswi SDN 2 Birobuli Yang Diculik OTK Ditemukan Di Petobo

1605
0
BERBAGI
Ilustrasi Penculikan Anak (Istimewa/Int)

Palu,Portalsulawesi.com – Siswi SDN 2 Birobuli yang diculik oleh Orang Tak Dikenal disekolahnya telah ditemukan Warga,bocah yang tinggal dijalan Garuda Lorong Simpati Air ini ditemukan warga Petobo bernama Topan satu Jam Usai dikabarkan diculik.

Kapolres Palu AKBP H Moch Sholeh,SIK.SH.MH membenarkan kejadian penculikan anak tersebut,tetapi anak tersebut telah ditemukan oleh Warga Petobo sejam Kemudian. “sekitar pukul 10.00 wita, korban Saskia telah ditemukan oleh warga Kelurahan Petobo atas nama Topan ” ungkap Kapolres seperti yang dikutip dari rilis Humas Polres Palu.

Kapolres Palu menjelaskan bahwa korban ditemukan di sekitaran rumahnya di wilayah di Jalan Taipa Kana. “Mengetahui hal itu, Topan mengejar pelaku yang melaju dengan motornya,” kata Kapolres Sholeh.

Kemudian Topan menghubungi Ketua RT 1 RW 1 Kelurahan Petobo Alfin Ladjuni serta Bhabinkamtibmas BRIPKA Rido Ponulele, kemudian korban dibawa ke rumahnya di Jalan Garuda dan dikembalikan pada keluarganya Oleh pak Bhabin.”imbuhnya.

Sebelumnya,Seorang siswa perempuan kelas 1 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Birobuli, di Jalan Gelatik, dikabarkan diculik orang tidak dikenal, Jumat (13/12/2019) pukul 09.00 wita.

Korban diketahui berinisial SA (7), anak dari Evi Oktavia, yang merupakan Jalan Garuda Lorong Simpati Air, Kelurahan Birobuli Utara.Korban diculik saat menunggu jemputan orang tuanya di musolah depan sekolah bersama teman-temannya.

Salah seorang teman korban yang turut menunggu jemput saat kejadian penculikan bernama Azizah (7).
Rekan korban, Azizah (7) mengatakan, saat itu dirinya duduk bersama korban. Kemudian tiba seorang pria dengan menggunakan motor matic honda beat menanyakan kepada korban dan rekannya tentang lokasi kios atau warung.

“Dia bertanya, di mana ada kios di sini?,” cerita Azizah.

Mendapatkan pertanyaan itu, lanjut Azizah, korban Saskia menunjukkan lokasi kios dan mengikuti pria tersebut. Tidak berselang lama, saksi Azizah melihat korban Saskia sudah dibonceng oleh pelaku dan mengarah keluar dari kompleks sekolah.

Saat itu juga ada saksi lainnya Moh Zikir (13), siswa kelas 1 SMP 6 yang saat itu datang ke sekolah tersebut dengan tujuan mengambil ijazah.

Moh Zikir kemudian dipanggil oleh siswa SDN lainnya yang bernama Iksan. kemudian Iksan menyampaikan pada Moh Zikir bahwa ada pencuri anak.

Kemudian Moh Zikir mengejar pria yang diduga jadi pelaku penculikan anak dan melihat korban sudah dibonceng dibawa depan motor pelaku. “Dia mengarah ke Jalan Abdul Rahman Saleh dari Jalan Gelatik,” kata Zikir.

Moh Zikir melihat pelaku menggunakan motor beat warna hijau, memakai jaket dan celana jeans warna hitam serta penutup masker mulut hitam dan helm hitam tanpa kaca helm.Sementara korban pada saat itu memakai baju muslim warna biru pink, jilbab pink dan tas berwarna orange.***

Sumber: Humas Polres Palu