Beranda News hukum kriminal Diduga Sunat Uang SPPD, Kadis Transmigrasi Tolitoli Jadi Tersangka ,Sekda “Pasang Badan”

Diduga Sunat Uang SPPD, Kadis Transmigrasi Tolitoli Jadi Tersangka ,Sekda “Pasang Badan”

3968
0
BERBAGI
Kadis Transmigrasi Tolitoli,Jumadil Sikoti (Berseragam ASN) usai menjalani pemeriksaan di Kejari Tolitoli ,Selasa (8/10/2019) .Foto.Sahar


Tolitoli, PortalSulawesi.com– Pemeriksaan marathon yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Tolitoli terhadap Kadis Transmigrasi kabupaten Tolitoli Jumadil Sikoti (JS) terkait Dugaan penyimpangan pada Dana SPPD luar Daerah di Dinas Transmigrasi Tolitoli Tahun 2016-2018 berakhir dengan ditetapkannya Jumadil Sikoti sebagai Tersangka, Kadis Transmigrasi Tolitoli ini diperiksa sejak sejak pukul 9.30 WIT  hingga pukul 1530 WIT,Selasa (8/110/2019).

Jumadil Sikoti dicerca 19 Pertanyaan seputar Mekanisme Pemotongan Uang SPPD di dinas yang dipimpinnya pada tahun anggaran 2016 hingga 2018 ,usai diperiksa yang bersangkutan langsung ditetapkan sebagai Tersangka.

“Pemeriksaan berlangsung sejak pagi hingga sore hari dan jaksa penyelidik  menyodorkan sekitar 19 pertanyaan seputar mekanisme pemotongan uang SPPD tahun 2016-2018 ” kata Kasi Pidsus Rustam Efendi, SH.

Menurut Rustam Efendi, Jumadil Sikoti  di tetapkan jadi  tersangka  terkait persoalan pemotongan  sebesar 7 persen dari besaran  anggaran untuk setiap ASN yang mendapatkan perjalanan dinas luar Daerah ,dari hasil pemeriksaan sementara ditemukan dugaan kerugian negara senilai Rp.300 Juta.

Alasan pemotongan Uang SPPD tersebut menurut tersangka JS untuk keperluan dana operasinal atau dana Taktis kantor.

Walau telah menyandang Status Tersangka, Kadis Transmigrasi Tolitoli,JS tidak ditahan dikarenakan Drs.Mukaddis Syamsudin selaku Sekertaris Daerah Kabupaten Tolitoli menjaminkan dirinya dan Istri Jumadil Sikoti agar Jumadil Sikoti tidak ditahan.

Hal lain yang menjadi pertimbangan penyidik tidak menahan tersangka  JS dikarenakan yang bersangkutan sejak  pemeriksaan selalu kooperaktif bila di panggil oleh penyidik untuk dimintai keterangan.” Terang Rustam Efendi, SH.

” Kita tidak lakukan penahanan badan terhadap tersangka sebab Sekab Tolitoli bersama isteri tersangka   bersedia jadi penjaminnya.,pak kadis juga Kooperatif orangnya “ungkap Kasipidsus Tolitoli.

Rustam Efendi SH menambahkan meski tersangka JS telah mengembalikan dana SPPD itu,tetapi proses hukum tetap berjalan terhadapnya.

Akibat perbuatannya , tersangka JS  dapat di jerat dengan UU tipikor dan ancaman hukumannya 9 Tahun Penjara.

Sebelumnya,media ini juga memberitakan terkait pemeriksaan sejumlah orang di dinas Transmigrasi Tolitoli ,setidaknya ada sekitar 51 orang telah dimintai keterangan oleh Kejaksaan Negeri Tolitoli terkait aksi “Sunat Anggaran” SPPD sejak tahun 2016-2018 silam. ***

Penulis : M.Yusuf